Ke subang yg tak biasa

Hari ini ke Subang lagi sejak beberapa bulan lalu. Tidak sesemangat seperti biasanya. Ada sedikit membawa rasa kecewa, prihatin, dan sedih (?). kecewa karena berakhirnya usaha yang setahun lalu ku bangun dan kubawa kesini dengan semangat dan asa yang membara.. berakhir bukan karena kebangkrutan tapi karena hilangnya sebuah komitmen yang sudah diikrarkan sejak awal..dan hilangnya ke konsisten-an.. Dan tidak ada keselarasan isi pikiran. Tidak ada kesatuan gelombang..  Dan juga keterbatasan SDM.. Ahh sungguh sayang rasanya.  Jauh dari harapan dan yang aku bayangkan. Yahh saya kecewaaa.. Seharusnya tidak begini.. Seharusnya bisa baik dan semakin baik. 

Prihatin dengan keadaan di sini yang mau tidak mau berpengaruh dengan kinerja usaha. prihatin dengan segala masalah dan banyak faktor yang tidak mumpuni dan menghalangi kemajuan sebuah usaha 😦 

Sedih karena melihat rumah tangga kakakku berantakan dan tidak bisa diselamatkan. Tapi aku salah satu orang yg sangat bersyukur dengan kondisi ini (perceraian). Bagaimanapun mereka memang lebih baik berpisah. Get your own happiness dear sista.. Memilih untuk hidup bahagia itu pilihan bebas yang di berikan Tuhan selama kita mengambil segala keputusan dengan bijak dan berhikmat. Tidak usah pedulikan suara2 atau ‘saran-saran’ klise yang terlalu selalu sering dihubung2kan dengan ke relijiusan tanpa memberikan solusi yg jelas atas segala kemelutmu. They don’t know what the real happened and felt. Keep going! 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s