Uang atau Barang (?)

Menjelang Natal ini seperti yang lalu-lalu, para wali/ortu murid TK biasanya pada saweran mau kasih sesuatu buat Miss Wali Kelasnya (sebut saja Miss A ya) 😀  yang merayakan Natal. Lalu urun rembuk lah kami para ortu/wali murid kelasnya Aruna untuk kasih something juga, kebetulan kami sudah tergabung dalam satu BB Group jadi ide-ide rembug-an ini dilanjut di BBG.

Dan seperti biasa ya, diiringi dengan guyonan renyah kami membahas apa dan siapa saja yang mau di kasih gift Natal ini. Dari yang fokus kasih gift buat Wali Kelasnya only yang notabene merayakan Natal, sampai melebar ke Admin juga yang kebetulan (juga) merayakan Natal. Well..? Admin? why shud we give her a gift? :p despite of reason yang macem-macem saya sih berpendapat si Admin tidak terlalu ber-kontribusi dalam proses belajar mengajar. Jadi Skip aja ya..ya mempertimbangkan jumlah orang dan nominal saweran juga toh?

Sampai melebar ke Miss B yanng juga merayakan Natal dan seminggu sekali mengajar Agama di kelas gabungan, dan semakin lebar lagi ke “gimana kalau di bagi dua saja dengan si Miss C (Guru bantu si Wali Kelas)?” yang notabene tidak merayakan Natal.. karena pertimbangannya dulu waktu Lebaran Miss C belum kebagian Kado Lebaran.. uhmmm… ya bigimana mau kasih2 kado Lebaran, lha wong waktu itu baru masuk 2 Minggu langsung sudah libur Lebaran panjang .. 😀

*kebayang kan itu conversationnya udah entah kemana-mana tau hahaha…dasar ibuk-ibuk..belum lagi intermezo2 agak menjurus yang mewarnai obrolan.. LoL.. Seru Kocak Heboh sampai over lap dah ! :v

Ah singkatnya, akhirnya minimum jumlah saweranpun di upgrade considering kami (akhirnya) memutuskan untuk membagi dua hasil saweran buat Miss A dan Miss C. (Mau Tak Mau) Deal! #eh  xixixixii,. #BiarCefet :p Dan sudah Deal pula masing-masing akan dibelikan barang (katanya) supaya berkesan dan ada yang bisa dikenang, begono… intinya kenang-kenangan gitu lohh.. Tentunya setelah menentukan siapa yang bersedia jadi volunteer untuk hunting si gift itu (sebut saja MomSiAnu).

Padahal kalau saya dan beberapa teman yang lain dari awal lebih setuju memberi Missnya dalam bentuk nominal atau uang Cash yang terkumpul, pertimbangannya, at least IMHO mereka pasti lebih membutuhkan Uang daripada barang.. Uang itu akan bisa mereka pakai untuk kebutuhan yang mereka perlukan dalam persiapan menjelang Hari Raya. Ya berapapun itu yang terkumpul.

Tapi sebagian dari teman-teman itu berpendapat bahwa UANG sifatnya sensitif, dan (katanya) supaya para Guru tidak terbiasa ‘mengharap’ nominal (?) .. Well, kok saya gak pernah berpikir sejauh itu ya? 😀 Saya sih lebih berpikir lurus-lurus saja, karena kalau barang itu urusannya bakal ribet dan panjang, karena kita harus bener-bener tau selera si Missnya dan pula harus disesuaikan dengan budget yang ada, which is si barang itu worth or not worth untuk di berikan (baca:Harga). Maksud saya, kalau mau memberikan sesuatu barang, baiklah yang agak berkualitas dan tidak sekedar ‘barang’ saja. Berkualitas dan of course berguna for sure! Belum lagi urusan hunting menghuntingnya, belum lagi urusan kalau nanti si barang itu tidak seperti harapan sebagian saweran-ers *hallah .. (saweran-ers: yang ikut saweran) LoL :v  belum lagi tidak semua para mommies itu setiap hari nongkrong di sekolah, jadi gak selalu bisa ketemuan di sekolah… and so on and so on lah yaaa.. jadi harus bener2 mengingat efisiensi waktu yang ada. ^^

#Dipersingkat

Sawaranpun dikumpul dan dalam beberapa hari saja sudah kumpul deh! Dan tiba-tiba segala sesuatunyapun jadi MENTAH lagi #eaaaaaaa

Dengan munculnya bunyi notif di BBG yang ternyata si MomSiAnu. Belio menkonfirmasi sudah terima uangnya (yang ternyata tidak sesuai dengan jumlah awal karena salah satu member berubah pikiran untuk tidak ikut saweran) and BERTANYA lagi apakah masih mau di ‘belanjakan’ untuk Miss A dan Miss C atau hanya Miss A saja? #kyaaaaaaaaaaaaaaaaaa……… T__T #nangisSpeechless

Bukannya udah kompakan sebelumnya bahwa saweran akan dibelikan barang untuk 2 Gurunya.. (???) huhuhuhu…

Akhirnya saudara-saudara, tiba-tiba pula sebagian yang awalnya kemarin yang setuju2 saja, sekarang pada angkat bicara hahhahahaha…Dan YES! Mentah lagi semuanya LoL .. Ibaratnya nonton Film lagi seru-serunya eh kepencet tombol STOP terus terpaksa ngulang dari awal trus kita Fast Forward taunya di tengah-tengah CDnya macet kekekkekekkekekkek…

Sampai masuk fase VOTE segala *halaahh .. piye toh iki ibuk-ibukkkk..? capedeeeehh

Oiya kita ada 10 orang, dan menunggu 6 orang Vote yang sama!  Yaitu : Uang dipakai untuk Miss A Only dan dalam bentuk CASH!

5 suara terkumpul tapi MomSiAnu tetap bersikukuh kasih barang dengan segala pertimbangan2 yang sebelumnya udah di sampaikan…. huaaaaaa….

#BeneranTerakhir ni (ah) yaaaaa… In the End, most, sepakat UANG! MomSiAnu pun surrender hahahhaa..

tapi eh tapi, ujung-ujungnya belio mau mendelegasikan (lagi) si uang tersebut ke SAYA!! #jiaaahhhhhhh  (Note, Ceritanya sayahh ini adminnya di BBG 😀 😀 ) . Alasannya karena takutnya belio tidak bisa bertemu dengan si Missnya.. lohh?? Padahal sudah sepakat kepada dunia bahwa nantinya (entah) Uang or Barang tersebut akan di serahkan ke si Missnya pada waktu bagi RAPORT!

Dan obrolan pun beralih ke guyonan lagi.. Saya memilih untuk diam sepuluh ribu bahasa.. Speechless! Lah duit sudah di tangan ya sudah toh di serahkan saja sekalian nantinya, kenapa sih harus ribet lagi transfer mentransfer uangnya -___- #MembelaDiri #CapedeAh

Last but Not Least *dari tadi terakhkir2 mulu yaa,,

Menurut para pembaca gimana sih? *serasa ada yang baca, GR!  :p Enaknya UANG atau BARANG (?)  :D:D

Siapa tau jadi tau sudut-sudut pandang yang lain and bisa jadi pencerahan xixiixii..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s