Regret! as always.. !__!

Really hate this situation..

Saat di  mana saya merasa sangat menyesal karena tidak berhasil membangun suasana belajar yang nyaman dengan Raha. 😦 Forgive mom, son..

Raha,

Mungkin suatu saat nanti kamu ngerti kenapa mama bersikap ‘galak’ sama kamu.. Yaa ..yaa..walaupun mama sadari penuh kadang mama terlalu keras, terlalu extrim.. mom’s fault yang gak bisa menahan/mengontrol dan menjaga hati supaya tetap tenang dan gak emosi. Not your fault! Senakal-nakalnya Raha, sedegil-degilnya Raha, secuek-cueknya Raha.. You are only a 6 years old boy! belum 6 tahun malah ya..! Mom is the one who should control it, dear..

But sumhow… dengan sangat terpaksa mama harus bersikap begitu.. why? because i’m your mother who really knows you so well.. bukan orang lain! Mama tau kapan harus ‘galak kapan harus ‘tidak galak’ sama Raha.

Dear Raha,

Melihatmu tidur malam ini bikin hati mama makin sesak..teringat hari ini kita belajar matematika,. Mama marah-marah karena Raha susah sekali konsentrasi, Raha gak fokus, karena pikiran Raha melayang kemana-mana, Raha terus aja maunya maen komputer, nonton kartun di Youtube, main game.. Raha gak mau dengerin mama ngomong.. 😦

Dari siang, sore ..sampai malemnya, Raha tetep gak maksimal belajarnya. Besok Raha Ulangan, Raha harus sering dan banyak latihan. Mama gak maksud terlalu menekan Raha untuk belajar, tapi sebetulnya Raha bisa kok semua itu andai saja Raha belajarnya gak sambil main-main..

Raha, mungkin cara mama yang salah ya.. tapi percayalah, setiap hari mama berusaha terus belajar sabar menghadapi Raha dan Aruna juga. Belajar sabar adalah pelajaran yang tidak akan pernah berujung. Mom will keep fighting on it! Maafin mama kalau pada akhirnya pertahanan mama hancur dengan segala ‘tantangan-tantangan; yang Raha sodorkan ke Mama 😀  Yang pada akhirnya, kupingmu harus merah kena sentilan mama.. :(( Yang akhirnya munkgin kupingmu jadi pekak dengan suara mama yang meninggi.

Ah Raha! seharusnya memang mama gak begitu. No matter what,, no matter what, dear.. Kalau tadi mama teriak karena marah sama Raha, malam ini mama pengen banget teriak sekenceng-kencengnya minta ampun sama TUhan Yesus karena selalu dan selalu akhirnya kehilangan kontrol menghadapimu. Hancur banget rasanya hati mama.

Apapun alasannya mama tidak akan pernah mencari pembenaran atas segala sesuatu yang berakhir dengan emosi. Never! Mom’s fault!

Raha sayang,

Wajah polosmu yang belum mengerti arti kemarahan  itu, selalu membuat hati mama tersentuh. Kamu bahkan tetap tertawa lepas atau sekedar mengulum senyum kalau mama menatapmyu dengan pandangan kesal.. Tapi kenapa mama kadang malah mengeraskan hati dan memutuskan memendam kekesalan dan kemarahan ya ? Mama jadi malu sama kamu. Sebentar kamu merasa takut karena mama marah, tapi sebentar saja kamu sudah bergelayut di pundak mama dengan tersipu-sipu bersaha mengambil hati mama.

Dan once mama membalas senyumanmu, kamu langsung memeluk mama, menciumi mama dan bilang ” I LOVE YOU, maaa..”  #Crying huikkss :((  sama sekali tidak ada balasan kemarahan di sinar mata kamu.. bersih, tulus, murni… tidak lagi mengingat-ingat apa yang baru saja terjadi! Bahkan kamu tetap memilih belajar sama mama wakt mama memberimu pilihan lain. Dan semangatmu..! Kamu selalu jawab dengan tegas “MAU!” setiap mama tegaskan “masih mau sekolah atau tidak?” ” masih mau belajar atau tidak?”

Seharusnya mama menghargai itu, bukan malah menghakimi dan mengintimidasi kamu dengan ancaman-ancaman sampah! Bukan malah menjejali kupingmu dengan kata-kata amarah. :(( Percayalah mama tau persis it salah, dan sebagai manusia yang ‘waras’ mama selalu spontan menyesalinya.. Cuma memang kadang Mama harus ‘bertahan’ di depan kamu supaya kamu tau bahwa mama sedang serius bukan sedang bercanda 🙂

Semoga Raha mengerti ya, Nak.. Maafin mama.. I LOVE you too… too much, Rahanya Mama..

My Dear Lord God, ajar aku supaya bisa memiliki hati seperti mereka, seperti anak-anak kecil itu.  Yang tidak pernah menyisakan marah dan dendam di hatinya.

Forgive me, Lord..  !___!

Advertisements

10 thoughts on “Regret! as always.. !__!

  1. Hi Mommy Raha.. salam kenal ya. Sama, aku juga suka nyeseeel kalo abis marah2in anakku gara-gara belajar atau ngerjain PR. Memang ya, anak2 baik banget dan selalu maafin kita.. hiks. Tapi kok masih aja diulang marahnya *pentung* Yuk sama2 belajar lebih sabar.. 🙂

    Like

    • hi emak..salam kenal juga makasih dah mampir yaa..
      huhuuh iyaa..pdahal tiap hari selalu berdoa semoga gak harus marah-marah lagi sama mereka.. and gak cepet emosi.waktu ngajarin belajar..
      Sabar yang tak berujung ya mak.. keep on fighting! 😀

      Like

  2. Ini kata-kata seorang ibu yang peduli pada anaknya.

    Boleh sedikit memberi masukan? Banyak loh game yang asyik dan meningkatkan kemampuan berhitung dan memecahkan masalah (problem solving). Anak akan memahami sesuatu ketika dia siap, ibarat tanaman, mau didamprat segimana juga, dia tetap akan tumbuh sesuai keinginan Sang Maha Pencipta 🙂 (btw, tanaman aja kalau didamprat bisa mati loh! Serius. Ada banyak percobaan dimana menunjukkan tanaman memahami getaran positif maupun negatif yang kita keluarkan). Urusan kita sebagai orangtua adalah mengoptimalkan lingkungan untuk anak bisa belajar sebaik mungkin.

    Semoga sukses, Mama :).

    Like

    • makasih emak..betul banget itu.. Masih terus belajar untuk untuk jadi mom yang baik buat mereka, yang bisa jadi teman, sahabat dan guru buat mereka. 🙂

      Like

    • iyes mak.. makasih buat supportnya yaaa.. masih harus lbh banyak belajar sabar dlm menghadapi mereka, belajar mengontrol emosi dan amarah 🙂

      Like

  3. oh,,maaak,,aku pernah ngalamin yg kamu ceritakan,,aku marah,,dn anakku tetap berusaha menunggu senyumku,,sambil pegang2,,dia bilang,,bunda,,bunda,,sambil menunjukkan senyumnya padaku,,berharap aku segera senyum padanya,,oh maaak,,jd pengen meluk anakku niih,,

    Like

    • huhuhuhuuhu iyaaaaaa…. kayaknya ga ada apa2 gitu, pdhal emaknya masih aja sibuk ngos-ngosan nahan emosi n marah.. ahh memalukan ya kita ini! hiksss..

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s